Lisbon – Kota Seni Jalanan
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Muamba de Galinha (sering disebut Moamba) adalah semur ayam yang kaya rasa dan menjadi pusat masakan Angola. Hidangan ini secara luas dipuji sebagai hidangan nasional Angola. Warna merah-oranye khas dan aromanya yang kaya berasal dari minyak sawit merah (minyak dendê) dan rempah-rempah seperti malagueta (cabai rawit) dan bawang putih. Potongan ayam tebal dimasak perlahan dengan irisan okra dan potongan labu musim dingin atau ubi jalar, memberikan hidangan ini tekstur yang kaya sekaligus manis. Aroma minyak sawit yang hangat dan bersahaja berpadu dengan rasa pedas, menciptakan cita rasa yang unik.
Hidangan ini memiliki akar budaya yang mendalam. Hidangan ini mencerminkan perpaduan bahan-bahan lokal Angola dan pengaruh Portugis (bawang putih dan lemon sering muncul). Selama beberapa generasi, orang Angola telah menyajikan Muamba dalam acara kumpul keluarga, perayaan, atau makan siang santai di akhir pekan. Hidangan ini secara tradisional disantap dengan funje (bubur singkong) atau nasi putih untuk menyerap sausnya. Di Angola, berbagi sepiring Muamba de Galinha merupakan simbol keramahtamahan dan perayaan. Saat mencicipinya, kita akan merasakan manisnya potongan labu yang lembut dan rasa pedas lada yang hangat. Bahkan di kota-kota yang ramai dan di festival-festival tepi pantai, Muamba tetap menjadi makanan favorit yang menenangkan.
Dalam resep ini, potongan ayam direndam sebentar dan dimatangkan hingga kecokelatan, lalu direbus perlahan dalam minyak sawit merah bersama bumbu aromatik dan kaldu hingga empuk. Sentuhan akhir diberikan dengan menambahkan okra (yang secara alami mengentalkan saus) menjelang akhir memasak. Hasilnya adalah semur pedas-gurih yang kaya rasa dengan kaldu merah mengilap yang melekat pada ayam. Paling nikmat disajikan panas-panas dari panci, bersama segudang funje yang lembut dan lengket atau nasi pulen. Taburan daun ketumbar segar atau lemon dapat mencerahkan rasa sesaat sebelum disajikan.
Daftar isi
4
porsi20
menit55
menit520
kkalResep Muamba de Galinha yang mudah ini menghasilkan semur ayam ala Angola yang menghangatkan. Potongan ayam dibumbui dan ditumis dengan minyak kelapa sawit merah yang harum, lalu direbus dengan tomat, bawang putih, cabai, dan sayuran seperti labu dan okra. Semur ini berubah warna menjadi pekat dan mengundang, serta memenuhi dapur dengan aroma rempah tropis. Setelah direbus selama sekitar satu jam, ayam akan empuk dan beraroma kuat. Sajikan Muamba selagi panas, siramkan di atas funje (bubur singkong) atau nasi putih, dan taburi dengan daun ketumbar. Hidangan ini merupakan hidangan utama yang memuaskan untuk 4–6 orang.
Ayam: 1 ekor ayam utuh (sekitar 4 pon), dipotong-potong atau gunakan paha ayam bertulang – menyediakan protein yang berair.
Jus Santai (Lemon): 3 sdm air jeruk lemon segar – mencerahkan rasa (opsional).
Campuran Rempah: 1 sdt jahe bubuk, ½ sdt paprika, ½ sdt bubuk cabai – meningkatkan kehangatan.
Garam dan Merica: Untuk bumbu.
Minyak Sawit Merah: 3 sdm (minyak dendê) – kunci warna dan aroma; dapat mengganti 2½ sdm minyak kacang yang dicampur dengan 1 sdt paprika asap jika diperlukan.
Bawang: 2 bawang bombai ukuran sedang, cincang – menjadi dasar gurih.
Bawang putih: 4 siung bawang putih, cincang – menambah rasa pedas.
Paprika: 1 paprika merah atau kuning, cincang (opsional, untuk rasa manis dan warna).
Cabai Rawit Pedas: 1 scotch bonnet atau habanero, cincang halus (opsional, untuk rasa pedas).
Tomat: 3 buah tomat besar, dicincang (atau satu kaleng tomat potong dadu berukuran 15 ons) – memberikan rasa asam dan isi.
Pasta Tomat: 2 sdm – memperdalam rasa tomat.
Labu Musim Dingin: 1 pon butternut atau labu, dikupas dan dipotong dadu – menambah rasa manis dan mengentalkan sup.
Okra: ½–1 cangkir irisan okra segar atau beku – pengental tradisional (opsional tetapi direkomendasikan untuk keaslian dan tekstur).
Kaldu Ayam/Air: 2 cangkir – untuk merebus ayam; gunakan kaldu untuk menambah rasa.
Ketumbar atau Peterseli: dicincang, untuk hiasan.
Bumbui dan rendam: Dalam mangkuk, campurkan potongan ayam dengan garam, merica, jahe, paprika, bubuk cabai, dan air perasan lemon. Aduk rata dan diamkan selama 10–15 menit. (Langkah ini akan memperdalam rasa.)
Cokelatkan Ayam (5–7 menit): Panaskan minyak sawit merah dalam panci besar atau panci Dutch oven dengan api sedang. Setelah panas, masukkan potongan ayam dan panggang hingga kecokelatan di semua sisi. Pindahkan ayam yang sudah kecokelatan ke piring dan sisihkan.
Tumis Aromatik (3 menit): Dalam panci yang sama, masukkan bawang bombai dan bawang putih cincang ke dalam sisa minyak. Tumis hingga bawang bombai lunak dan transparan, aduk terus. Tambahkan paprika cincang dan masak selama 2 menit lagi.
Tambahkan Tomat dan Pasta (5 menit): Masukkan tomat cincang, pasta tomat, dan cabai cincang (jika digunakan). Masak hingga tomat hancur dan campuran harum, sekitar 5 menit.
Buat Rebusan (Didihkan selama 20 menit): Masukkan kembali potongan ayam ke dalam panci. Tuang kaldu ayam (atau air), kikis bagian yang kecokelatan di dasar panci. Didihkan perlahan, lalu kecilkan api. Tutup panci dan masak selama kurang lebih 20 menit, hingga ayam hampir matang.
Tambahkan Sayuran (15–20 menit): Masukkan labu potong dadu dan irisan okra. Tutup kembali panci dan masak dengan api kecil selama 15-20 menit hingga labu empuk dan ayam matang sempurna. Okra akan mengentalkan saus.
Selesai dan Musim: Buka tutupnya dan periksa bumbunya. Tambahkan garam dan merica secukupnya. Jika kuahnya terlalu kental, tambahkan sedikit air. Masak lagi tanpa tutup selama 5 menit agar bumbunya menyatu.
Melayani: Angkat dari api. Hiasi dengan daun ketumbar cincang atau peterseli. Sajikan Muamba de Galinha selagi panas, siramkan di atas semangkuk funje (bubur singkong) atau nasi, lalu siramkan saus tambahan di atasnya.
Gizi | Per Porsi |
Kalori | 520 kkal |
Total Lemak | 15 gram |
• Lemak Jenuh | 5 gram |
Karbohidrat | 27 gram |
• Serat | 6 gram |
• Gula | 6 gram |
Protein | 66 gram |
Sodium | 480 mg (kurang lebih) |
Alergen: Saus Ikan (tidak ada) – Bebas Gluten, Bebas Susu, Bebas kacang* |
|
Apa itu Muamba de Galinha? Muamba de Galinha adalah semur ayam ikonik Angola. Hidangan ini terdiri dari ayam yang dimasak dalam saus berbumbu minyak sawit merah, bawang putih, tomat, dan cabai, seringkali dengan okra dan labu. Warnanya yang merah tua dan rasa gurih-pedas yang kaya menjadikannya makanan pokok yang menenangkan dalam masakan Angola.
Bisakah saya membuat Muamba de Galinha tanpa minyak sawit? Muamba asli mengandalkan minyak sawit merah untuk warna dan rasa. Jika tidak tersedia, gantilah dengan minyak kacang atau minyak sayur yang dicampur dengan satu sendok teh paprika untuk warna. Rasanya akan sedikit berbeda. Menggunakan sedikit kacang tanah atau selai kacang almond dapat menambah kekayaan rasa tradisionalnya.
Apa yang harus saya sajikan dengan Muamba de Galinha? Muamba secara tradisional disajikan dengan funje, bubur tepung singkong kental (lihat resep di bawah), atau dengan nasi putih. Bubur atau nasi membantu menyerap saus pedas. Muamba juga cocok disajikan dengan pisang raja rebus, salad hijau, atau coleslaw untuk menyeimbangkan kekayaan rasa.
Seberapa pedas Muamba? Muamba memiliki tingkat kepedasan sedang, berkat cabai rawit (gindungo) yang sering ditambahkan. Resepnya bisa disesuaikan: gunakan cabai rawit yang lebih ringan atau buang bijinya untuk mengurangi rasa pedas, atau tambahkan cabai untuk rasa pedas. Labu dan tomat biasanya menyeimbangkan rasa pedas dengan rasa manis.
Bisakah saya menggunakan dada ayam sebagai pengganti ayam utuh? Ya. Anda bisa menggunakan paha atau dada ayam tanpa tulang yang dipotong-potong. Paha ayam akan tetap lebih juicy, tetapi daging putih juga bisa digunakan. Kurangi waktu memasak sedikit jika menggunakan potongan kecil agar ayam tidak kering.
Apakah Muamba hidangan nasional? Ya. Muamba de Galinha (dan sepupunya yang berbumbu kacang, moamba de ginguba) dikenal luas sebagai hidangan nasional Angola, yang menggabungkan bahan-bahan lokal dan sejarah kuliner. Hidangan ini disukai dalam acara kumpul-kumpul, festival, dan acara makan keluarga.
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Prancis dikenal karena warisan budayanya yang penting, kulinernya yang istimewa, dan pemandangan alamnya yang menarik, sehingga menjadikannya negara yang paling banyak dikunjungi di dunia. Mulai dari melihat bangunan kuno…
Dibangun dengan tepat untuk menjadi garis perlindungan terakhir bagi kota-kota bersejarah dan penduduknya, tembok-tembok batu besar adalah penjaga senyap dari zaman dahulu kala.…
Di dunia yang penuh dengan destinasi wisata terkenal, beberapa tempat yang luar biasa masih tetap menjadi rahasia dan tidak dapat dijangkau oleh kebanyakan orang. Bagi mereka yang cukup berjiwa petualang untuk…
Yunani adalah tujuan populer bagi mereka yang mencari liburan pantai yang lebih bebas, berkat banyaknya kekayaan pesisir dan situs bersejarah yang terkenal di dunia, yang menarik…