Lisbon – Kota Seni Jalanan
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Makroudh adalah hidangan khas Maghreb yang digemari, terutama di Aljazair dan Tunisia. Kue semolina berbentuk berlian ini menangkap kebaikan tanahnya: gandum, minyak zaitun, dan kurma, menyatu dalam satu gigitan yang sempurna. Lembut namun sedikit kenyal, setiap makroudh secara tradisional diisi dengan pasta kurma (atau terkadang pasta kacang), digoreng hingga keemasan, lalu disiram sirup madu yang harum. Dengan rasa manis karamel yang hangat dan sedikit rempah, makroudh menawarkan keseimbangan tekstur dan rasa yang memuaskan. Di Aljazair, makroudh sangat disukai selama Ramadan dan Idul Fitri, seringkali disiapkan dalam jumlah besar untuk dinikmati bersama keluarga dan teman sebagai simbol keramahtamahan dan perayaan.
Adonan untuk makroudh tidak biasa. Alih-alih tepung, adonan ini mengandalkan semolina kasar (gandum pecah) yang dicampur dengan sedikit tepung atau tepung buncis untuk memberi struktur. Cairan (air atau air bunga jeruk) dan minyak zaitun mengikat semolina menjadi adonan yang lentur. Setelah didiamkan, adonan ini dibentuk di sekitar isian kurma manis yang lembut (umumnya varietas Deglet Nour lokal) yang dicampur dengan rempah-rempah seperti kayu manis atau kacang almond bubuk. Batang atau roti yang dihasilkan kemudian dipotong menjadi berlian, yang memberi nama makroudh (kata tersebut berasal dari "makrout," yang berarti dibentuk). Setiap berlian digoreng atau terkadang dipanggang hingga renyah di luar, lalu direndam dalam sirup madu beraroma air bunga jeruk. Sirup tersebut menembus retakan, mempermanis setiap celah. Kue yang sudah jadi sangat manis, aromatik, dan secara tradisional disimpan untuk momen-momen spesial.
Membuat makroudh memang membutuhkan ketelitian, tetapi hasilnya sungguh menggugah selera. Adonan semolina harus terhidrasi dengan baik: jika terlalu kering, kue akan hancur, tetapi jika terlalu lembek, akan hancur terkena minyak. Setelah digoreng, kue harus direndam selagi masih hangat agar sirupnya terserap dengan sempurna. Keahliannya terletak pada waktu: jika terlalu cepat ditiriskan, kue akan kering; jika terlalu lama direndam, kue akan menjadi seperti sirup. Terlepas dari nuansa ini, para juru masak rumahan di seluruh Aljazair memasak makroudh dengan gembira, karena yakin bahwa kerja keras ini menghasilkan kue sederhana yang dikenang sepanjang masa.
Ikuti resep lengkap ini untuk membuat makroudh Aljazair asli di rumah. Anda akan belajar cara menyusun adonan semolina, mengisinya dengan kurma, menggoreng wajik, dan menyiramnya dengan sirup. Hasilnya adalah sepiring penganan manis ala Maroko yang sempurna untuk dinikmati di meja makan mana pun.
Daftar isi
24
porsi30
menit15
menit220
kkalResep Makroudh ini menggunakan rasio sederhana semolina, cairan, dan minyak untuk membentuk adonan yang lentur. Isiannya terbuat dari kurma manis (sering diblender atau dicincang halus) yang dicampur dengan sejumput kayu manis dan terkadang kacang. Setiap batang diiris berbentuk berlian dan digoreng atau dipanggang dalam oven hingga renyah. Terakhir, kue panas direndam dalam sirup madu hangat yang dicampur dengan air bunga jeruk. Makroudh yang telah selesai terasa lembut dan lembap di bagian dalam, dengan bagian luar yang renyah. Sajikan dengan teh mint atau kopi untuk camilan manis yang memuaskan selama Ramadan, Idul Fitri, atau perayaan lainnya.
Semolina sedang: 3 cangkir (sekitar 360 g) – semolina kasar menjadi dasarnya. (Semolina halus menghasilkan tekstur yang lebih lembut, sedangkan semolina kasar memberikan rasa pedas yang kuat.)
Tepung Serbaguna: ½ cangkir (60 g) – membantu mengikat semolina. (Tepung kacang arab adalah alternatif tradisional.)
Bubuk pengembang: ½ sendok teh – opsional, untuk sedikit bengkak.
Garam: ¼ sendok teh – menyeimbangkan rasa manis.
Gula: 1 sendok makan – sedikit saja; sirup akan mempermanis adonan. (Tidak perlu ditambahkan jika adonan kurang manis.)
Mentega atau Minyak Zaitun: ¼ cangkir (50 g) mentega cair – untuk kelembapan dan kekayaan rasa. (Gunakan minyak netral atau mentega murni cair; beberapa resep hanya menggunakan minyak zaitun.)
Air: ~1 cangkir, hangat kuku – untuk membentuk adonan (tambahkan sedikit demi sedikit hingga lentur). Beberapa orang menggunakan air bunga jeruk (2–3 sendok makan) sebagai pengganti sebagian air untuk aroma.
Tanggal Ground: 2 cangkir (sekitar 300 g) kurma Medjool atau Deglet Nour yang telah dibuang bijinya dan dihaluskan menjadi pasta. (Pasta kurma yang dibeli di toko bisa menjadi penggantinya.)
Kacang almond bubuk (opsional): ½ cangkir (50 g) – untuk dicampurkan ke dalam isian kurma guna memberikan tekstur (atau gunakan ¼ cangkir kenari cincang halus).
Kayu manis: 1 sendok teh – diblender ke dalam isian kurma. (Kapulaga atau pala juga bisa digunakan.)
Air Bunga Jeruk: 2 sendok makan – ke dalam sirup, untuk memberi aroma pada madu. (Air mawar atau ekstrak vanila bisa menambah variasi.)
Sayang: 1 cangkir (300 g) – untuk sirup yang akan merendam kue goreng. (Atau gunakan sirup gula tebu murni.)
Air (untuk sirup): ½ cangkir – untuk membuat sirup madu (jika diperlukan; seringkali madu diencerkan dengan air atau jus buah).
Air jeruk: 1 sendok makan – mencegah sirup mengkristal dan menambah kecerahan.
Untuk variasi isian kacang, ganti pasta kurma dengan pasta almond atau campuran buah ara giling. Pembuat roti bebas gluten dapat menggunakan campuran tepung bebas gluten sebagai pengganti tepung terigu (tekstur akhirnya akan lebih berpasir). Jika madu langka, sirup sederhana yang terdiri dari 1½ cangkir gula + 1 cangkir air (dengan sedikit air bunga jeruk) dapat digunakan.
Siapkan Adonan: Dalam mangkuk, campurkan semolina, tepung terigu, baking powder, gula, dan garam. Tuang mentega cair dan aduk hingga membentuk remah-remah. Tambahkan air hangat kuku (atau air bunga jeruk secukupnya) secara bertahap dan uleni hingga membentuk adonan lembut yang menyatu (harus lembap tetapi tidak lengket). (Waktu: 10 menit)
Istirahat: Tutup adonan dan diamkan minimal 30 menit. Ini akan menghidrasi semolina, sehingga adonan lebih mudah dibentuk. (Waktu: 30 menit)
Membuat Isian: Campurkan pasta kurma yang telah dihaluskan dengan kacang almond bubuk (jika menggunakan), kayu manis, dan sedikit garam. Uleni atau tekan hingga menjadi isian yang halus dan padat (tambahkan sedikit minyak jika terlalu rapuh). Gulung hingga membentuk gelondong dan sisihkan. (Waktu: 10 menit)
Membagi Adonan: Gulung adonan menjadi satu gulungan besar atau bagi menjadi 2-3 gulungan kecil (tergantung selera). Pipihkan sedikit setiap gulungan.
Bentuk Kue: Gunakan ibu jari Anda untuk membuat saluran panjang berongga pada adonan (seperti palung). Masukkan adonan ke dalamnya, lalu tutup rapat dengan menjepit adonan di sekelilingnya. Gulung perlahan untuk menghaluskan lipatannya. Kini Anda memiliki satu adonan yang terisi. (Waktu: 5 menit)
Berlian Potong: Dengan menggunakan pisau tajam, potong batang kayu yang telah diisi sedikit diagonal menjadi bentuk berlian, selebar sekitar 5 cm. Sebagai alternatif, potong dadu dengan membuat kisi-kisi potongan diagonal dan lurus. Bentuk ini harus memungkinkan minyak meresap ke seluruh bagian.
Menggoreng: Panaskan minyak secukupnya (minyak sayur atau minyak zaitun ringan) di wajan cekung dengan api sedang. Suhu minyak harus sekitar 175°C. Masukkan beberapa potongan wajik ke dalam minyak dengan hati-hati (jangan terlalu penuh). Goreng hingga kedua sisinya berwarna cokelat keemasan, balik sesuai kebutuhan (sekitar 2-3 menit per sisi). Tiriskan di atas tisu dapur. Ulangi proses ini dengan potongan-potongan lainnya. (Waktu: 15 menit)
Membuat Sirup Madu: Dalam panci kecil, campurkan madu, air, dan air perasan lemon. Panaskan perlahan hingga cair dan aduk rata. Angkat dari api dan masukkan air bunga jeruk. (Jika menggunakan sirup gula, rebus gula dan air hingga menjadi sirup, lalu tambahkan air bunga jeruk saat api sedang turun.) (Waktu: 5 menit)
Rendam Makroudh: Selagi makroudh masih hangat, celupkan setiap potongan dengan hati-hati ke dalam sirup hangat, atau tuangkan sirup ke atasnya dalam wadah dangkal. Diamkan selama satu atau dua menit, balik hingga terendam seluruhnya. Letakkan makroudh yang sudah direndam di atas rak atau nampan. Makroudh akan tampak mengkilap, tetapi tidak meneteskan sirup.
Dinginkan dan Sajikan: Biarkan kue mendingin hingga suhu ruang agar sirupnya mengeras. Permukaannya akan menjadi lengket. Sajikan kue kurma berlumur madu ini pada suhu ruang, bersama teh atau kopi.
Kalori | Karbohidrat | Gemuk | Protein | Alergen |
220 kkal | 31 gram | 7 gram | 3 gram | Mengandung: Gandum (gluten), mungkin mengandung kacang (almond) |
Lisbon adalah kota di pesisir Portugal yang dengan terampil memadukan ide-ide modern dengan daya tarik dunia lama. Lisbon adalah pusat seni jalanan dunia meskipun…
Dengan kanal-kanalnya yang romantis, arsitektur yang mengagumkan, dan relevansi historis yang hebat, Venesia, kota yang menawan di Laut Adriatik, memikat para pengunjung. Pusat kota yang megah ini…
Dengan menelaah makna sejarah, dampak budaya, dan daya tariknya yang tak tertahankan, artikel ini membahas situs-situs spiritual yang paling dihormati di seluruh dunia. Dari bangunan kuno hingga…
Perjalanan dengan perahu—terutama dengan kapal pesiar—menawarkan liburan yang unik dan lengkap. Namun, ada keuntungan dan kerugian yang perlu dipertimbangkan, seperti halnya jenis perjalanan lainnya…
Dibangun dengan tepat untuk menjadi garis perlindungan terakhir bagi kota-kota bersejarah dan penduduknya, tembok-tembok batu besar adalah penjaga senyap dari zaman dahulu kala.…